Ribuan Jamaah Hadiri Istighotsah dan Pengajian Bulanan MUI Cicalengka, KH. Zaky Elyamani Kupas Kemuliaan Ibu

CICALENGKA – Ribuan jamaah memadati Masjid Besar Cicalengka, Kabupaten Bandung, pada Sabtu siang (30/05/2026). Kehadiran massa yang meluber hingga ke area halaman ini dalam rangka mengikuti kegiatan Istighotsah dan Pengajian Rutin Bulanan yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cicalengka. Kegiatan keagamaan ini rutin digelar setiap Sabtu akhir bulan mulai pukul 13.00 WIB.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di wilayah Cicalengka. Di antaranya tampak hadir jajaran Pengurus MUI Kecamatan Cicalengka, Pengurus DKM Masjid Besar Cicalengka, unsur Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) Cicalengka, para pimpinan Pondok Pesantren, serta pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kecamatan Cicalengka.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an kemudian dzikir bersama yang dipimpin oleh para ulama setempat, memohon keselamatan, keberkahan, dan kedamaian untuk seluruh masyarakat Cicalengka.Puncak acara diisi oleh tausiyah dari mubaligh ternama asal Tangerang, KH. Zaky Elyamani. Dalam uraiannya, beliau mengupas tuntas betapa mulianya kedudukan seorang ibu di mata hukum dan ajaran Islam.

Di antara untaian hikmahnya, KH. Zaky Elyamani menyampaikan sebuah kalimat yang menyentuh hati seluruh jamaah yang hadir. “Seorang ibu mampu mengurus sepuluh anak dengan penuh kasih sayang dan kesabaran hingga mereka dewasa. Tetapi, sepuluh anak belum tentu mampu dan tulus mengurus seorang ibu di masa tuanya,” ujar KH. Zaky Elyamani di hadapan ribuan jamaah. Beliau juga mengingatkan pentingnya berbakti (birrul walidain) sebagai kunci pembuka pintu surga dan keberkahan hidup.

Ketua MUI Kecamatan Cicalengka, KH. asep Moch. Zen, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas antusiasme jamaah serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Forkopimcam, dan ormas Islam yang selalu menjaga kekompakan umat melalui wasilah pengajian bulanan ini.

Acara kemudian ditutup dengan doa demi kemaslahatan umat dipimpin oleh KH. Ceng Deding dari Ponpes Al Hidayah Santiong dan KH. Ujang Hidayat dari Ponpes Asyifa Cicalengka. (Sopian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *