Pertama di Indonesia, Bupati Bandung Kang DS bersama MUI kabupaten Bandung mengadakan pelatihan pemusalaraan jenazah hingga tingkat RW

Bapak Bupati Kabupaten DR.H.Dadang Supriatna, S.Ip.,M.Si yang lebih dikenal dengan panggilan Kang DS membuka launching program Kaderisasi Ulama berbasis desa yang diadakan oleh MUI kabupaten Bandung.

Acara ini memotret wajah asri kabupaten bandung bahwa Ulama dan Umara seiring sejalan membangun kabupaten bandung yang agamis dan berkemajuan, bahwa Kang DS hadir mensupport penuh menyelesaikan masalah dasar kebutuhan umat Islam dan bentuk nyata bahwa Kang DS memuliakan ulama.

Bingkai acara ini, lahir dari keinginan kang DS jangan sampai setiap warga kabupaten Bandung ketika menemui ajalnya tidak ada yang mengurusi.

Hal ini berdasarkan pengalaman beliau ketika menjadi kepala desa, ketika ada warganya perempuan meninggal dunia beliau mendatangi rumahnya namun naas jenazah belum di urusi karena tidak ada kafan, mengetahui keadaan itu kang DS pun membeli kafan.

Setelah dimandikan, dikafani, dan di antar kepemakaman untuk dikuburkan, suami perempuan itu pun meninggal dunia juga.

Akhirnya kang DS pun membeli kafan kembali dan mengurusi jenazah.

Setelah kang DS menjadi bupati kabupaten bandung, hal pertama yang dilakukan adalah membeli kain kafan dengan uang pribadi tanpa anggaran APBD dan dititipkan kepada kepala desa. Agar kejadian dahulu tidak terulang kembali. Ada warga meninggal dunia belum diurusi karena tidak mampu membeli kain kafan.

Kain kafan telah tersedia, kang DS pun menyadari bahwa orang yang mampu mengurusi jenazah pun jangan sampai tidak ada. Karena ini wilayah agama. Beliau pun menyerahkan hal ini kepada ulama dalam hal ini kepada MUI kabupaten Bandung.

Lahirlah Program kaderisasi ulama berbasis desa yang menitikberatkan kepada pelatihan pemusalaraan jenazah.

Irama indah antara ulama dan umaro di tingkat kabupaten telah terjalin, Kang DS pun memerintahkan camat dan kepala desa se kabupaten untuk ikut andil dan hadir dalam acara program kaderisasi ulama berbasis desa agar irama indah antara ulama dan umaro hingga tingga desa.

Bahkan bukan hanya kehadiran, membantu membiayai pun diperintahkan Kang DS kepada camat dan kepala desa se kabupaten Bandung agar MUI kecamatan dan MUI desa pun melaksanakan program pemusalaraan jenazah hingga tingkat RW.

Karena di tingkat kabupaten untuk biayai di support penuh oleh Kang DS melalui Baznas Kabupaten Bandung.

Sehingga, di kabupaten Bandung, di setiap RW ada orang yang mampu mengurusi jenazah sesuai dengan syariat agama Islam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *