
Soreang, Kab. Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar Sholat Ghaib dan Istighotsah Kubro secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bandung pada Jumat (12/12) siang, tepat setelah pelaksanaan Sholat Jumat. Kegiatan keagamaan ini diadakan sebagai bentuk solidaritas dan doa bersama bagi para korban bencana alam, baik yang terjadi di wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung, maupun korban bencana yang melanda wilayah Sumatera.
Bupati Bandung, Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si, yang akrab disapa Kang DS dalam sambutannya yang penuh haru sebelum memanjatkan doa bersama, Kang DS menyampaikan tujuan utama dari kegiatan tersebut.
”Kita berkumpul hari ini, setelah melaksanakan Sholat Ghaib untuk saudara-saudara kita yang wafat. Kita bermunajat, semoga para korban bencana, baik di Kabupaten Bandung, khususnya di Arjasari, maupun saudara-saudara kita di Sumatera, diampuni segala dosanya oleh Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik-Nya,” ujar Kang DS.
Beliau juga menambahkan pesan penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan. “Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.
Harapan Doa untuk Kedamaian Daerah
Selain mendoakan para korban dan keluarga, Kang DS juga memanjatkan doa untuk keselamatan dan kedamaian wilayah.
”Kami memohon kepada Allah SWT, khususnya untuk Kabupaten Bandung, agar senantiasa dijauhkan dari segala bentuk bencana dan agar suasana kembali tenang dan damai. Begitu pula harapan kami untuk keselamatan seluruh Indonesia,” tegasnya.
Istighotsah Kubro ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan. Tampak hadir para tokoh agama dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bandung Drs.KH. Yayan H Hudaya, M.M.Pd dan berbagai Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam lainnya, kapolresta, dan dandim 0624. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), para Camat, hingga masyarakat umum di berbagai lokasi secara serentak, menunjukkan kekompakan dan semangat kepedulian masyarakat Kabupaten Bandung.