
CICALENGKA, KAB. BANDUNG – Guna mengoptimalkan fungsi dan gerak cepat penanganan berbagai dinamika keagamaan di lapangan, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cicalengka menyelenggarakan forum pembinaan intensif bagi jajaran Satuan Tugas (Satgas) MUI pada Rabu (13/05/2026).Kegiatan strategis ini dipusatkan di Kantor Sekretariat MUI Kecamatan Cicalengka, Jl. Rd. Dewi Sartika No. 107, RT 01/04, Desa Cicalengka Kulon.
Pertemuan krusial ini dihadiri langsung oleh Dewan Pembina Satgas Serka Heru Marwoto dan Coach Nandang, Ketua Satgas Drs. Agus Deni, serta diikuti oleh 53 orang anggota Satgas aktif yang siap memperkuat barisan penegakan syiar Islam.
Arahan Strategis Ketua MUI Cicalengka
Dalam sambutan dan pengarahannya, Ketua Umum MUI Kecamatan Cicalengka, KH. Asep Moch. Zen, menekankan pentingnya positioning Satgas MUI sebagai garda terdepan penjaga moralitas umat sekaligus benteng ukhuwah Islamiyah di Cicalengka. Beliau berpesan agar setiap anggota Satgas senantiasa mengedepankan pendekatan yang persuasif, santun, namun tetap tegas dalam koridor hukum.
“Satgas MUI harus menjadi teladan di masyarakat. Kehadiran kalian harus memberikan rasa aman, ketenteraman, serta mampu menjadi jembatan solusi atas setiap persoalan umat,” tegas KH. Asep Moch. Zen di hadapan puluhan peserta.
Uraian Teknis Tugas Lapangan
Untuk memberikan bekal operasional yang matang, KH. Asep Abdul Aziz, SH. selaku sekretaris umum MUI kemudian memperkuat forum dengan memaparkan uraian teknis mengenai standard operating procedure (SOP) dan pembagian tugas Satgas MUI di lapangan. Lewat perspektif hukum dan teknis yang tajam, beliau membedah batasan wewenang serta koordinasi taktis yang harus dilakukan Satgas bersama unsur Muspika (Kecamatan, Polsek, dan Koramil).
“Secara teknis, Satgas MUI bergerak berdasarkan prinsip deteksi dini dan koordinasi cepat. Setiap anggota wajib memahami aspek hukum formal agar setiap langkah penertiban atau mediasi yang diambil di lapangan selalu berlandaskan aturan yang sah dan terukur,” urai KH. Asep Abdul Aziz, SH.
Pertemuan pembinaan ini berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab mengenai studi kasus nyata di lingkungan desa masing-masing. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh jajaran Satgas untuk terus siaga mengawal fatwa ulama dan menjaga kondusivitas wilayah Kecamatan Cicalengka secara berkelanjutan.***sopian