
CICALENGKA, KAB. BANDUNG – “Man Jadda Wajada” (Barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil). Pepatah Arab klasik ini bukan sekadar slogan di Pondok Pesantren (Ponpes) Cibodas, Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka. Ungkapan ini telah menjadi ruh perjuangan bagi para santri dalam mengejar prestasi, baik di bidang agama maupun olahraga.
Keberhasilan program pembinaan santri di bidang olahraga tenis meja melalui PTM Cibodas menjadi bukti nyata. Dibangun di atas fondasi ikhtiar yang konsisten, kesabaran, dan doa, program ini membuktikan bahwa kesungguhan tidak pernah mengkhianati hasil. Sejalan dengan pepatah “Man Shabara Zhafira” (Siapa yang bersabar, dia akan beruntung), proses panjang selama tiga tahun kini membuahkan hasil yang manis.
Perjalanan Menuju Puncak
Kisah sukses ini dimulai pada tahun 2021 saat PTM Cibodas didirikan. Dari 18 santri yang dibina, pengelola secara khusus menyiapkan target jangka panjang. Tiga santri disiapkan untuk kelas Kadet dan dua santri untuk kelas Pemula dengan target prestasi dalam kurun waktu tiga tahun.
Ketekunan santri dalam berlatih setiap hari di sela-sela kesibukan mengaji akhirnya terbayar tuntas. Memasuki tahun 2025 dan 2026, para santri Ponpes Cibodas berhasil mendominasi berbagai kejuaraan bergengsi di tingkat kecamatan hingga Kabupaten Bandung.
Daftar Capaian Prestasi Santri PTM Cibodas:
Buah dari kesabaran dan kerja keras tersebut melahirkan jawara-jawara baru, di antaranya:
Saskia Melani Putri: Berhasil menyabet Juara 1 Porsadin dan Juara 3 O2SN SMP Putri tingkat Kabupaten Bandung.
Denistri Yulianti: Mengukir prestasi gemilang sebagai Juara Bupati Cup dan Juara 1 O2SN SMP Putri tingkat Kabupaten Bandung.
Deandra Adiswara: Menunjukkan dominasi dengan meraih Juara 1 O2SN SD Putra dan Juara 2 O2SN SMP Putra, tingkat Kabupaten Bandung, dan target juara 1 tahun 2026 yang akan segera digelar.
Intan: Sukses meraih Juara 1 O2SN SD Putri tingkat Kecamatan Cicalengka pada tahun 2025.
Nazwa: Meneruskan tradisi juara dengan meraih Juara 1 O2SN SD Putri tingkat Kecamatan Cicalengka pada tahun 2026.
Inspirasi bagi Santri Lain
Keberhasilan tim tenis meja PTM Cibodas diharapkan menjadi role model atau percontohan bagi kegiatan belajar santri lainnya di Ponpes Cibodas. Pola pembinaan yang terstruktur—dimulai dari penetapan target, latihan yang disiplin (Man Jadda Wajada), hingga ketabahan dalam proses (Man Shabara Zhafira)—adalah kunci utama mencapai tujuan yang diharapkan.
Prestasi ini membuktikan bahwa santri tidak hanya mampu bersaing dalam literasi keagamaan, tetapi juga mampu berdiri tegak di podium tertinggi prestasi olahraga. Dengan semangat kesungguhan, Ponpes Cibodas terus mencetak generasi yang kuat secara mental, fisik, dan spiritual.
Program memperdalam ilmu Islam baik anak santri maupun muslim dewasa secara serius dan terukur di Ponpes Cibodas di tahun 2026 ini diawali dengan agenda prioritas yaitu program renovasi masjid jami’ annajah attanusi bagian belakang sebagai tempat ibadah dan Islamic center. Rencana pembangunan tiga tingkat diharapkan bisa selesai dalam waktu 3 tahun kedepan, sehingga program pesantren bisa berjalan lancar untuk meraih tujuannya.***Sopian